Pasar Kumbasari layak mendapat julukan pasar seni. Ketika memasuki sentra ini, arsitektur khas Bali begitu kental. Dinding di gedung pasar lantai paling bawah terdapat ukiran-ukiran simbol yang menggambarkan cerita kehidupan masyarakat Bali. Di lantai atas, para pelukis beraksi menuangkan idenya di kanvas.
Nuansa etnik di lantai paling atas Pasar Kumbasari semakin kental dengan lukisan hasil karya seniman Bali yang terpampang di masing-masing kios. Di sini, pengunjung bisa melihat para seniman beraksi menggores kuas di atas kanvas.
Ada pelukis yang mewarnai pola yang sebelumnya sudah digambar dengan pensil. Tapi, tak sedikit pelukis yang langsung menuangkan imajinasi mereka dalam warna-warna di atas kanvas.
Hasilnya, sudah pasti unik dan tak sama, meski sama-sama berasal dari tangan pelukis Pulau Dewata. Sebab, tiap pelukis memiliki karakter masing-masing dalam mengekspresikan atau menuangkan ide mereka.
Made, pelukis di Pasar Kumbasari menuturkan, meski kerap menerima pesanan yang sama dengan tema bunga, ia selalu membuat sentuhan yang berbeda pada tiap lukisannya. "Jika pelanggan memesan 50 lukisan bunga dengan satu tema, maka saya akan membuat perbedaan pada 50 lukisan bunga tersebut, walaupun berada dalam satu tema, misalnya, bunga kamboja," tuturnya.